CISForm Luncurkan Komik Jihad di STIM Ngruki Sukoharjo

Kegiatan Launching Komik
Jihad memiliki makna yang luas. Namun kerap disalahartikan oleh oknum tertentu untuk mengubah pola pikir generasi muda ke arah negatif. Akibatnya, tindak radikalisme dan terorisme sering terjadi di Indonesia.
Demi memudahkan generasi muda dalam memahami jihad, Pusat Studi Islam dan Transformasi Sosial (CIS Form) UIN Sunan Kalijaga meluncurkan komik dan film anti-ideologi ultra konservtif di Sekolah Tinggi Islam Al Mukmin (STIM) Ngruki, Kamis (27/10).
Direktur CIS Form Muhammad Wildan menerangkan, jihad memiliki makna yang luas. Ia berkata dengan diluncurkannya komik berjudul“Si Gun Pingin Jihad dan Rindu Khilafah” bertujuan agar remaja muslim berjihad secara kontekstual dan positif, dengan memaksimalkan potensinya dalam belajar.
Diangkatnya komik ini juga berdasarkan hasil riset Pusat Studi CIS Form, sebagai upaya mengatasi berbagai penyebaran radikalisme dan ideologi ultra konservatif.
“Mahasiswa, siswa SLTA, santri pesantren dan remaja masjid adalah generasi muda yang sering mempunyai idialisme tinggi. Termasuk semangat dalam beragama Islam. Di usia anak muda yang akrab dengangadgetsaat ini, biasanya ideologi ultra konservatif lebih mudah disebarkan.”
“Komik ini merupakancounter narrativeyang belum banyak dilakukan oleh para pemangku kepentingan untuk mereduksi kemungkinan tersebarnya ideologi ekstrem kanan,” ungkapnya, Kamis (27/10/2016).
Dengan komik tersebut, diharapakan generasi muda akan memahami jihad dengan cara yang lebih ringan. “Kami mencetak sekitar 5.000 eksemplar komik dan persebarannya baru tingkat lokal Jogja dan Solo. Nanti rencana akan ke NTB,” kata Wildan (https://joglosemar.co/2016/10/cis-form-luncurkan-komik-jihad-stim-ngruki-sukoharjo.html)